Visitor Dunia ILmu Komputer




This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, 22 December 2014

Menghilangkan Jerawat Dengan Photoshop

Disini kita akan mencoba menghilangkan jerawat dengan cepat dan mudah tanpa banyak biaya...

Hanya dengan belajar ilmu photoshop

mari kita buktikan...

Langkah-Langkahnya:

1. Kita akan mencoba pada gambar yang telah tersedia di atas.
Anda bisa download atau save as gambar di atas.

2. Buka file gambar yang sudah kamu sediakan Klik pada Healing Brush Tool (dengan otomatis kursor akan berubah menjadi bentuk Lingkaran)

Posisi Healing Brush Tool pada jerawat

3. Atur diameter/besar lingkaran Healing dengan ukuran jerawat (untuk mengganti ukuran anda Klik Kanan pada layar kerja kemudian atur besar Diameternya)
Contoh:

Setting Healing Brush Tool

4. Tekan tombol Alt sampai kursor berubah seperti lambang SnapShot kemudian klik pada bagian wajah yang paling bersih atau tanpa jerawat (pilih pada bagian dengan kontras warna yang sama dengan bagian jerawat), lepas tombol Alt kemudian anda tinggal klik pada bagian wajah yang berjerawat hingga bersih..

Jerawat Hilang (dalam 7 menit - With Belajar-Grafis Miracle...)

5. Agar gambar lebih cerah atur contras warna dengan melakukan langkah sbb:
= Pilih menu Image > Adjustments > Curves : ganti nilai input dan output
Sebagai rekomendasi ganti dengan * input : 99 *out put : 146 atau atur sesuai dengan selera anda.

rekomendasi setting

Hasilnya:

The Power of Desain Grafis - www.ilmugrafis.com
Kulit Lebih Putih tanpa kosmetik


Sumber : ( www.ilmugrafis.com)

Sunday, 21 December 2014

Pengenalan Adobe Photoshop Lighroom


modul lightroom 4
Adobe Photoshop Lightroom merupakan software pengolah foto keluaran Adobe. Saat ini (2012) versinya sudah mencapai Lightroom Versi 4. Silahkan klik beberapa peningkatan dan fitur unggulan di Lightroom 4. Sebelum kita mempelajari Tutorial Lightroom alangkah baiknya jika kita mengerti apa software yang akan kita pakai. Berikut ini akan saya coba jelaskan hal - hal dasar mengenai Lightroom

Apakah Adobe Photoshop Lightroom?

Adobe Photoshop Lightroom, atau hanya lebih dikenal dengan Lightroom adalah software pengolah foto yang berisi toolbox lengkap untuk fotografer digital profesional. Software ini terdiri dari beberapa modul yang terpisah dan masing-masing berfokus pada fase tertentu dari alur kerja fotografi. Pada Lightroom 4 terdapat Modul Library, Develop, Map, Book, Slideshow, Print, Web. Semua ini akan kita bahas di Tutorial - tutorial berikutnya.
modul lightroom 4
Gambar: Modul Lightroom 4

Dengan Lightroom para fotografer bisa mengimpor gambar ke komputer, mengatur dan memilah gambar seperti keinginan anda. Lightroom juga terIntegrasi dengan Photoshop - sebuah image editor profesional paling populer di planet ini.

Ketika kita kecewa dengan detail gambar yang kurang halus dan tajam? Tidak perlu khawatir, karena sekarang kita dapat menajamkan gambar atau Foto dengan mudah hanya dengan melakukan setting sederhana dan tidak akan memakan waktu lebih dari 30 detik terutama bagi Anda yang masih pemula dan membutuhkan waktu yang singkat untuk memperbagus foto. Kenapa harus dengan Lightroom? Kenapa bukan Adobe Illustrator atau Adobe Photoshop? Jawabannya simple, karena Adobe Photoshop Lightroom memang dikhususkan bagi Fotografer baik yang sudah mahir mau pun yang pemula.

LAYOUT LIGHTROOM
layout lightroom 4
Gambar: Layout Lightroom 4
[ Klik gambar untuk memperbesar tampilan ] - Laporkan jika link gambar tidak berfungsi [kontak]
Penjelasan :
+ Title Bar : berisi informasi tentang katalog yang terbuka dan yang modul saat ini.
+ Menu Bar : berisi menu dan perintah untuk berbagai tugas.
+ Kelompok (Panel Kiri) : berisi pada mode library akan berisi Identitas photo, Catalog, Folder, Collection, dan Sharing modul. Pada mode Develop akan berisi Present. Present ini sifatnya seperti Action pada Photoshop.
+ Kelompok (Panel Kanan) : berisi Picker module dan akan berubah sesuai dengan Modul yang kita gunakan dan berbagai panel dengan alat dan perintah untuk tugas-tugas tertentu. Misal kita masuk ke mode Develop, maka Panel Kanan akan menampilkan Pengaturan - pengaturan untuk Develop Photo.
+ Area Tampilan Utama adalah di mana foto Anda akan ditampilkan, terdapat beberapa layout yang berbeda tergantung kebutuhan kita.
+ Di bagian bawah itu Anda bisa melihat Toolbar : Anda dapat memilih mode tampilan yang berbeda, menemukan alat untuk menyortir, rating, dan mengubah ukuran gambar Anda serta memutar photo / gambar.

Ok, itulah perkenalan kita dengan Lightroom, sampai jumpa di tutorial lightroom berikutnya.

Sumber ( Ilmugrafis.com)

Memperbaiki Kulit dengan dengan Lightroom

Anda tinggal di tempat yang beriklim tropis seperti di Indonesia maupun Amerika Selatan sehingga Kulit anda kering, keriput dan terdapat pori-pori sehingga tidak PD waktu dipotret. kata - kata ini seperti iklan kosmetik namun jangan salah karena kami tidak menjual kosmetik. Tutorial Lightroom kali ini akan membantu anda memperbaiki texture kulit anda dengan cepat. Ada begitu banyak hal yang bisa salah dengan kulit untuk pemotretan. Iklim yang kering cenderung melampiaskan malapetaka pada kulit sehingga namun kita tidak perlu khawatir karena selalu ada solusi untuk membuat foto tampak bagus.

Berikut langkah - langkahnya:

1. Buka Adobe Lightroom 4 anda.
(caranya: Start >> All Programs >> Lightroom 4)

2. Import foto yang akan kita olah
(caranya: pada menu utama, Klik FILE >> Import Photos and Video)
Jika anda tidak tahu dimana letak menu utama maka bukalah tutorial sebelumnya yaitu Pengenalan Lightroom
kulit kering
disini saya memakai foto bintang telenovela :)

3. Di foto terlihat kulit berpori dan warnanya agak merah. Jadi langkah yang diambil yaitu mencoba menyesuaikan kecerahan dan membuat warna - warna kulit kembali ke sesuatu yang alami.
Di Layout Lightroom , Klik / Masuk ke mode Develop , Klik Basic setting Tone klik Auto untuk memperbaiki pewarnaan foto otomatis, lalu naikkan sedikit brightnessnya, namun karena brightness telah ditiadakan di Lightroom 4 maka bisa kita mengakali dengan exposure.
basic lightroom
Hasilnya
model tutorial

4. Masuk ke HSL, setting Luminance
HSL Lightroom
Hasilnya:
model tutorial

5. Lanjut ke langkah berikutnya, Klik Adjustment Brush lalu pilih Effect Soften Skin
brush adjustment lightroom

6. Kemudian Masuk ke Detail, berikan / naikkan efek noise reduction
noise reduction
Wholaaa... Hasilnya
kulit bersinar
Kulit bersinar dan cantik menawan :)
Ke Salon tiap bulan ya? ndak, cuma pakai pelembab (tutorial) ilmugrafis
sebagai perbandingan disini akan saya berikan sebelum dan sesudah diedit
perbandingan kulit
Demikian tutorial memperbaiki kulit dengan Lightroom, selamat belajar lightroom. Sampai jumpa kembali di tutorial Grafis lainnya. Simak juga tutorial terkait masalah make up digital seperti Digital Make Up Menghaluskan Kulit simak juga Digital Make Up Memancungkan Hidung. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Sumber : ( Ilmu Grafis )

Thursday, 18 December 2014

Mewarnai Object Menggunakan Material di Blender

Tutorial Pewarnaan Meterial pada Object

1. Buka aplikasi blender, disini saya menggunakan Blender terbaru versi 2.71 namun tenang saja karena tutorial ini bisa diterapkan di versi blender berapapun.
2. Pertama Anda harus paham apa itu material, Silahkan klik tutorial sebelumnya yaitu Memahami material pada Blender
ok, buat warna Material biru. Namai sesuai warna agar mudah diaplikasikan nantinya.
Caranya : Masuk ke Tab Material > Namai Material > Pilih Warna Material
warna material biru
Ok sekarang tekan Tombol [+] "Add Slot Material" lalu klik New
add new slot material
Buatlah material warna baru. Misal : Kuning
kuning
Buat lagi Material lain misal merah. Jadi kita punya 3 Material Warna (Biru - Kuning - Merah). Anda bisa menambahkan lagi jika perlu, namun sebagai contoh kita hanya perlu 3 saja pada tutorial Mewarnai object kali ini.
biru kuning merah
3. Masuk ke Edit Mode dengan menekan tombol [ TAB ], cara ini telah saya jelaskan secara detail di Tutorial Transformasi Object pada Blender
Kemudian klik FACE, Seleksi / Klik Sisi Object yang akan di warnai, Pilih Warna Material (Misal : Kuning), Setelah itu klik Assign untuk mengaktifkan warna material..
seleksi assign
[+] Klik image to zoom
4. Lakukan pada sisi - sisi yang lain, Hasilnya kira - kira sebagai berikut :
Mewarnai Object di Blender
Demikian cara mewarnai object di blender, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.ilmugrafis.com/blender-dasar.php?page=mewarnai-object-menggunakan-material-blender 

Membuat Kursi Santai Menggunakan Aplikasi Blender 3D

            Dalam pembahasan kali ini, saya ingin menjelaskan bagaimana caranya Membuat Kursi Santai Menggunakan Aplikasi Blender 3D. oke deh langsung saya ya disimak.. :
1.         pastinya sobat harus membuka Apilkasi Blender yang telah terinstal di laptop sobat. Setelah itu akan menampilkan tampilan awal blender dengan sebuah object, yaitu Cube yang nantinya untuk membuat kursi..
            atur scala Cube tersebut dengan menekan tombol s (s+y / s+z / s+x) pada keyboard Hingga membentuk seperti gambar dibawah :

2.         lalu setelah itu kita pergi ke Edit Mode ( tekan Tab) beri garis menjadi beberapa bagian dengan menggunakan ctrl+r – dan gunakan scroll pada mouse hingga menjadi berwarna ungu. Jika sudah klik kiri 2 kali. Begitu pula arah sebaliknya. Seperti gambar dibawah :


Untuk menghilangkan warna kuning (yang terseleksi) tekan a pada keyboard.
3.         setelah itu kita pergi ke Face Select. Dengan cara tekan ctrl+tab – pilih Face. Dan arahkan kebagian bawah Cube tersebut.
            Dan seleksi di setiap sudut Cube tersebut. Tekan shift (tahan)+klik kanan mouse. Dan akan seperti gambar :

4.         setelah terseleksi bagian yang di butuhkan, sekarang tekan e pada keyboard yang berfungsi menarik bagian terseleksi tersebut untuk membuat kaki kursi.

5.         begitu pula untuk membuat Sandaran kursi. Caranya sama seperti langkah 3 dan 4. Lihat gambar dibawah untuk melanjutkan langkahnya :

NB : untuk Un-select bagian yang berwarna kuning, tekan a pada keyboard.
6.         jika sudah jadi sandaran awal kursinya saatnya kita menghapus bagian ujung atasnya sebelumnya kita seleksi dulu bagian yang diperlukan, seperti gambar dibawah :

caranya tekan x – dan pilih Faces. Dan akan terhapus seperti gambar :

7.         Masih di Edit Mode. Sekarang kita buat untuk penutup yang tadi telah berlubang. Caranya pilih Edge Select (ctrl+tab – Edge) – tekan shift+klik kanan pada mouse dan seleksi seperti gambar :

            Setelah terseleksi tekan f pada keyboard, Begitu pula di setiap sisinya sama seperti itu. Saya contohkan pada gambar dibawah jika sudah jadi di setiap sisinya.

8.         jika sudah, kembali ke Object Mode, pilih Object ModifiersAdd Modifier – pilih Solidify. Dan atur thickness-nya menjadi 0.5. seperti gambar dibawah :

Dan klik Smooth pada Object Tools. Maka kursinya akan menjadi seperti gambar :

9.         Setelah itu klik Object ModifersAdd ModifierSubdivision Surface. Atur view dan render-nya masing masing 3.

            jangan di klik apply dulu, pergi ke Edit Mode lalu rapihkan bagian bawah kaki kursi. Dengan cara tekan ctrl+r pada keyboard hingga membentuk garis berwarna ungu - klik kiri (hingga garisnya berwarna kuning) - drag ke bawah. Dan rapihkan seperti gambar dibawah, setelah sobat anggap rapih baru klik Apply.

  
Nah jika sudah selesai baru Deh klik Apply..              Setelah selesai hasilnya akan seperti :

 10.      dan kreasikan dengan warna agar menjadi indah di lihatnya.
            Cara untuk memberikan warna, masuk ke Object Mode, klik World – dan centang pada Paper Sky, Blind Sky, dan Real Sky. setelah selesai memberi warna, langsung deh di Render dengan menekan F12 Pada keyboard. saya contohkan hasilnya seperti :

            Sekiranya itu saja, Membuat Kursi Santai Menggunakan Aplikasi Blender 3D. tunggu pembahasan saya selanjutnya masih mengenai Blender 3D ya… untuk tutorial lengkapnya dan aplikasi Blendernya bisa sobat download di bawah, dan apabila ada yang kurang jelas sobat bisa bertanya melalui kotak komentar dibawah atau Contact Me pada Header Blog ini.
            Mohon Maaf bila ada kata kata yang salah dan kurang berkenan. Semoga bermanfaat.. terima kasih.. ^^

Tuesday, 16 December 2014

Tentang Ilmu Grafis


 Desain grafis




Desain grafis adalah seni dalam berkomunikasi menggunakan tulisan, ruang, dan gambar. Bidang ini merupakan bagian dari komunikasi visual. Ilmu desain grafis mencakup seni visual, tipografi, tata letak, dan desain interaksi.

Sejarah

Pada tahun , Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.
Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.
Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.
Raffe's Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya
The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.
Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.
Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.
Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.

Batasan Media

Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

Prinsip dan unsur desain

Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Ketrampilan

Seni Visual

Ilmu yang termasuk dalam seni visual antara lain adalah fotografi dan digital imaging.

Tipografi

artikel utama: Tipografi
Tipografi merupakan seni dalam merancang, menyusun dan memodifikasi huruf. Tipografi  melibatkan beberapa pengaturan pada huruf seperti ukuran huruf, jenis huruf, tracking (jarak antar huruf secara umum), kerning (jarak antar dua huruf yang spesifik), dan leading (jarak antar baris).

Tata Letak

Tata letak adalah seni dalam menyusun elemen (konten) yang ada pada sebuah halaman, seperti penempatan gambar dan teks. Ketrampilan ini umumnya digunakan dalam media cetak seperti majalah, buku, koran, tabloid, dsb. Tata letak pada sebuah media cetak yang baik akan menambah kenyamanan pembacanya.

Desain Interaksi

Sejak perkembangan dunia teknologi informasi, para desainer grafis mulai berperan dalam merancang tampilan perangkat lunak (Antarmuka Pengguna Grafis atau APG (Inggris: Graphical User Interface (GUI))) dan tampilan dari halaman web. Desainer grafis bekerja sama dengan pengembang situs web atau pengembang perangkat lunak dalam merancang tampilan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna saat menggunakan perangkat lunak atau mengunjungi halaman web.

Peralatan desain grafis

Peralatan utama yang digunakan dalam desain grafis adalah pikiran (ide). Disamping teknologi (komputer) sebuah desain grafis yang baik membutuhkan kreatifitas.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.

Software Desain Grafis

Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:

Desktop publishing

Webdesign

Audiovisual

Rendering 3 Dimensi

Lihat pula

Pranala luar

Sumber :wikipedia

Sekilas Penjelasan Tentang Layers Photoshop

Dalam Tutorial Photoshop kali ini saya akan dijelaskan apa yang dimaksud layer atau layers, dalam Photoshop. Layers merupakan lapisan yang berfungsi sebagai tempat objek, bisa diibaratkan sebagai kanvas atau lapisan...

Dengan adanya Layers, memungkinkan Anda untuk mengedit sebuah objek tanpa mengganggu objek yang lain Sebagai contoh, jika Anda sedang mengedit gambar 1 maka gambar 2 tidak akan terpengaruh.

Anda dapat mengatur komposisi layers dengan cara mengubah atribut dan urutan layers. Sebagai tambahan, corak khusus seperti adjustment layers, fill layers, dan layers style dapat diterapkan untuk memberikan efek khusus pada layers tersebut Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah.
ilustrasi layer
Gambar : ilustrasi layer 1 dan layer 2

Layers berisi satu objek sehingga masing-masing objek dapat diedit tanpa mempengaruhi objek yang lain. Ketika Anda memberikan efek tertentu (layer style) pada sebuah layer, maka Anda dapat menduplikasi layer style ke layer yang lain dengan corak dan bentuk yang sama.

Untuk Lebih jelasnya mengenai pengaturan Layer pada photoshop, silahkan lihat gambar tentang Layer Properties di bawah ini :
Layer Properties
Gambar : Layer Properties

Berikut ini keterangan dari Layer Properties serta fungsi - fungsinya :

A. Link
Digunakan untuk membuat agar bisa mengelompokkan banyak layer sekaligus. Cara memakainya dengan memilih nama-nama layer yang diinginkan (dengan Shift + Klik), kemudian klik icon ini.

B. Layer Style
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi seperti menu Layer > Layer style.

C. Add Layer Mask
Digunakan untuk menutup/melindungi sebagian/seluruh lapisan gambar dari proses pengeditan.

D. New Adjustment Layer
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi sebagai pengubahan warna. Perbedaannya kalau menggunakan menu Image > Adjustment bisa dibaca artikel tutorial yang ini.

E. Layer Group
Digunakan untuk mengelompokkan beberapa layer menjadi suatu kumpulan layer, agar mempermudah proses pekerjaan yang menggunakan banyak sekali layer.

F. New Layer
Digunakan untuk membuat layer baru yang kosong, ataupun untuk membuat duplikat layer. Untuk membuat duplikat layer, lakukan dengan cara menggeser nama layer ke icon ini.

G. Delete Layer
Digunakan untuk menghapus layer. Aktifkan layer yang ingin dihapus, kemudian klik icon ini. Dalam Photoshop versi CS2, bisa juga dilakukan hanya dengan mengaktifkan layer kemudian tekan tombol Delete pada keyboard (ini belum bisa dilakukan jika Anda menggunakan Photoshop versi sebelumnya).

H. Layer Blending Option
Digunakan untuk mengatur proses yang terjadi pada pixel-pixel layer terhadap layer yang ada posisinya berada dibawahnya.

I. Image Adjustment Layer

Ini menunjukkan sebuah gambar layer yang merupakan pengaturan warna.

J. Layer Thumbnail

Ini adalah tampilan gambar kecil dari gambar asli Anda. Jika layer merupakan sebuah tulisan atau text, maka gambar tampilannya adalah sebuah huruf T.
Layer ini juga menunjukkan bahwa layer ini adalah layer yang dalam kondisi aktif atau terpilih. Layer yang sedang aktif akan mempunyai warna yang berbeda dengan layer yang tidak aktif.
Tiap sebuah layer bisa mempunyai nama yang berbeda beda. Secara default, Photoshop akan membuat layer dengan nomor yang berurutan. Nama layer ini bisa diganti dengan cara melakukan klik 2 kali pada nama layernya, kemudian Anda tinggal mengetikkan nama yang diinginkan.
Namun saat melakukan klik 2 kali, harus tepat pada nama layernya, karena kalau tidak, maka kita justru masuk ke pengaturan Layer Style. Jika klik 2 kali dilakukan pada thumbnail text layer, maka kita akan langsung membuat blok pada layer tulisan tersebut.
Anda juga bisa menyeleksi layer dengan melakukan klik kanan pada thumbnail layer kemudian memilih Layer Transparency. Atau dengan melakukan Ctrl + klik pada thumbnail layer.

K. Eye Ball / Visibility
Digunakan untuk mengatur tentang tampil atau tidaknya sebuah layer yang sedang Anda kerjakan dengan Photoshop. Cara pakainya, dengan melakukan klik pada icon tersebut.

L. Palette Menu
Icon ini digunakan untuk menampilkan pilihan menu palet. Menu palet ini berhubungan dengan fungsi palet yang sedang Anda tampilkan.

M. Opacity
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Semakin kecil nilai prosentasenya, maka layer/gambar Anda akan semakin transparan.

N. Fill Opacity
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Namun tidak sama dengan Opacity, karena Fill ini tidak mengatur bagian yang merupakan Layer Style. Jadi pilihan Fill ini akan bermanfaat jika Anda juga menerapkan Layer Style.

O. Layer Style option
Gambar icon F pada layer ini menunjukkan bahwa pada layer ini terdapat efek Layer Style, sementara gambar segitiga di sebelah kanan ini digunakan untuk menampilkan atau tidaknya informasi detil Layer Style yang digunakan.

P. Locked layer
Gambar icon gembok (maksudnya kunci) ini menunjukkan bahwa layer ini dalam kondisi terkunci. Biasanya gambar dengan ekstension .jpg akan mempunyai layer background yang selalu terkunci. Untuk membuka kunci pada layer background ini, caranya dengan melakukan klik 2 kali pada layer tersebut, kemudian klik OK pada kotak dialog yang muncul.

Demikian tutorial lengkap mengenai penjelasan dan ilustrasi Layer Photoshop, Anda bisa melanjutkan belajar ke Tutorial Photoshop yang lain di Kategori BELAJAR PHOTOSHOP
Terima kasih semoga bermanfaat.
Sumber : Johan Felisitas